BI Membuka Kemungkinan Pelonggaran Lebih Lanjut – UOB

Ekonom UOB Group Enrico Tanuwidjaja dan Haris Handy menilai keputusan Bank Indonesia baru-baru ini yang mempertahankan suku bunga tidak berubah.

Kutipan Utama

“Bank sentral Indonesia membiarkan suku bunga acuannya tidak berubah untuk bulan kedua berturut-turut di 4,50% pada pertemuan kebijakan moneter Mei 2020. Sebagai akibatnya, Bank Indonesia (BI) mempertahankan suku bunga Deposit Facility di 3,75%, serta suku bunga Lending Facility di 5,25%. BI menegaskan bahwa keputusan tersebut sejalan dengan kebutuhan untuk menjaga stabilitas nilai tukar di tengah meningkatnya ketidakpastian pasar keuangan global. Namun demikian, BI masih melihat ruang untuk penurunan suku bunga lebih lanjut untuk mendorong pertumbuhan ekonomi (terutama pada tahun 2020), mengingat tekanan inflasi ringan."

“Kami telah memperkirakan keputusan tidak berubah dari BI dan mempertahankan perkiraan kami penurunan 25bps oleh BI ke 4,25% pada kuartal ketiga 2020, yang akan membawa 7 Day Reverse Repo rate kembali ke titik terendah sebelum kenaikan 175bps pada 2018. Ke depan, kami masih memperkirakan BI tetap akomodatif. Sikap moneter akomodatif yang diadopsi pada titik ini, juga seharusnya memastikan bahwa pemulihan di pasar domestik Indonesia dan ekonomi secara keseluruhan akan bijaksana dan berkelanjutan ketika kekhawatiran pandemi menghilang."

EUR/USD: RSI Dekat Dengan Kondisi Overbought

Grafik empat jam EUR/USD Rabu menunjukkan pasangan mata uang ini dekat dengan kondisi overbought, sebagaimana dicatat oleh analis FXSTreet Yohay Elam.
Đọc thêm Previous

EUR/JPY: Penutupan Di Atas 117,77/83 Akan Menandai Basis Penting – Credit Suisse

Penutupan di atas 117,77/83 dapat menandai basis penting dengan resistance berikutnya di 118,58/63, menurut Credit Suisse. Analis di Commerzbank juga
Đọc thêm Next