USD/JPY Melonjak ke Dekat Puncak Sesi, Di Sekitar 113,25

FXStreet - Pasangan USD/JPY membalikkan penurunan ke level-level di bawah 113,00 dan melompat kembali mendekati puncak sesi, pulih sekitar 30-pips dari terendah satu minggu.

Dengan investor sudah melalui keputusan BoJ hari ini, yang ternyata menjadi non-event bagi pasar, kenaikan sederhana dalam permintaan Dolar AS, didukung oleh rebound yield obligasi Treasury AS, membantu mengimbangi pelemahan sebelumnya yang disebabkan oleh kekhawatiran atas penyelidikan terhadap kemungkinan campur tangan Rusia dalam pemilu 2016 AS.

Namun, spekulasi bahwa Presiden AS Donald Trump condong ke arah Jerome Powell (kurang hawkish) sebagai Ketua Fed berikutnya, ditambah dengan lingkungan hati-hati, yang cenderung mendukung daya tarik safe haven Yen Jepang, mungkin akan membatasi segala tindak lanjut momentum kuat pasangan ini.

Kemudian, data ekonomi AS - Indek Biaya Tenaga Kerja, IMP Chicago dan Indeks Keyakinan Konsumen Conference Board, akan dicermati untuk meraih dorongan perdagangan jangka pendek.

Namun, fokus utamanya tetap pada acara besar minggu ini, termasuk keputusan FOMC dan laporan NFP yang sangat diperhatikan, yang akan memainkan peran utama dalam menentukan lintasan jangka pendek pasangan ini.

Level-level teknis yang diamati

Resisten terdekat dipatok di dekat level 113,40, di atasnya pasangan ini cenderung melesat kembali menuju reklamasi 114,00 sebelum akhirnya menuju rintangan besar berikutnya di dekat wilayah 114,45-50.

Untuk sisi bawah, level 113,00 sekarang menjadi support langsung yang perlu dipertahankan, yang jika dipatahkan seharusnya mempercepat kejatuhan menuju support horizontal kuat 112,85-80 kemudian wilayah 112,30-25.

Lavrov dari Rusia: Tuduhan Rusia Mencampuri AS, Fantasi Pemilihan Eropa- Ifax

Kantor berita Interfax Rusia (Ifax) mengutip komentar dari Menteri Luar Negeri Rusia Sergei Lavrov, disampaikan dalam sebuah briefing di Asosiasi Bisnis Eropa di Rusia pada hari Selasa, Reuters melaporkan.
Read more Previous

Tingkat Pengangguran (%) Afrika Selatan: 27.7% (3Q)

Tingkat Pengangguran (%) Afrika Selatan: 27.7% (3Q)
Read more Next