9 Mar 2016
Saham Asia Menyelam 2 Hari Berturut-turut Karena Aksi Jual Minyak, China Mengkhawatirkan
FXStreet - Pasar saham Asia hancur untuk sesi kedua Rabu ini setelah sentimen risk-off tetap dalam ayunan penuh dalam menanggapi aksi jual minyak semalam, sementara kegelisahan menjelang laporan inflasi China juga membebani indeks regional.
ASX 200 Australia melawan tren
Indeks Jepang, Nikkei 225, turun -1,59% ke 16.515 poin, karena mata uang Jepang tetap dalam tawaran beli di belakang arus safe haven. Sementara itu, USD/JPY diperdagangkan agak datar di tingkat 112,60.
Saham Australia berbeda dengan saham-saham di Asia dan diperdagangkan sedikit lebih tinggi, dengan indeks ASX 200 naik 0,33% ke 5.124. Sementara ekuitas Cina memperpanjang aksi jual sebelumnya karena kekhawatiran atas perlambatan ekonomi muncul kembali setelah angka perdagangan Cina memburuk bulan lalu. Sementara lemahnya fix Yuan oleh PBoC juga gagal mengangkat sentimen. Shanghai Composite turun -2,42%, Shenzhen CSI 300 merosot -2,47%. Hang Seng Hong Kong jatuh -0,57%.
ASX 200 Australia melawan tren
Indeks Jepang, Nikkei 225, turun -1,59% ke 16.515 poin, karena mata uang Jepang tetap dalam tawaran beli di belakang arus safe haven. Sementara itu, USD/JPY diperdagangkan agak datar di tingkat 112,60.
Saham Australia berbeda dengan saham-saham di Asia dan diperdagangkan sedikit lebih tinggi, dengan indeks ASX 200 naik 0,33% ke 5.124. Sementara ekuitas Cina memperpanjang aksi jual sebelumnya karena kekhawatiran atas perlambatan ekonomi muncul kembali setelah angka perdagangan Cina memburuk bulan lalu. Sementara lemahnya fix Yuan oleh PBoC juga gagal mengangkat sentimen. Shanghai Composite turun -2,42%, Shenzhen CSI 300 merosot -2,47%. Hang Seng Hong Kong jatuh -0,57%.