Amerika Serikat: Pertumbuhan Sideways dan Risiko Guncangan Minyak – TD Securities

TD Securities memprakirakan pertumbuhan output AS akan bergerak sideways pada 2026 karena dampak guncangan minyak sebelumnya masih berlanjut dan konflik Iran menimbulkan risiko stagflasi. PDB diprakirakan berakhir pada 2026 di 2,1% Kuartal IV/Kuartal IV, dengan tingkat pengangguran sekitar 4,2%. Bank tersebut memberikan probabilitas 25% terhadap resesi AS dalam satu tahun ke depan.

Pertumbuhan sideways dengan risiko stagflasi

"Kami memprakirakan pertumbuhan output akan bergerak sideways tahun ini, mencerminkan dampak guncangan minyak yang masih berlanjut."

"Pertumbuhan PDB kemungkinan akan tetap sedikit di bawah tren pada 2026, berakhir di 2,1% Kuartal IV/Kuartal IV."

"Pertumbuhan yang stabil seharusnya menghasilkan tingkat pengangguran yang masih rendah, yakni 4,2% pada Kuartal IV 2026."

"Konflik Iran menghadirkan risiko stagflasi, yang kami perkirakan akan membuat The Fed tetap menahan suku bunga sepanjang tahun."

"Kami memberikan peluang 25% terhadap resesi AS dalam satu tahun ke depan."

(Artikel ini dibuat dengan bantuan alat Kecerdasan Buatan dan ditinjau oleh seorang editor. Selengkapnya.)

Belum ada yang membongkar carry trade Yen Jepang sejauh ini

Kementerian Keuangan tidak berada di pasar pada hari Senin, dan pada data positioning terbaru carry trade juga tidak ditutup. USD/JPY diperdagangkan sedikit di atas 154,00 setelah melepas hampir dua Yen, level terlemahnya dalam enam bulan. Yang telah mengalami repricing adalah biaya pada sisi pendanaan.
Baca lagi Previous

Euro Menunggu Putusan Setelah Kenaikan Suku Bunga

EUR/USD bertahan di atas 1,1600 setelah hari Senin yang mencakup 28 poin. Zona Euro merevisi pertumbuhan kuartal kedua naik menjadi 0,6% dibandingkan konsensus 0,4%, survei investor Sentix melonjak ke 5,1 dari 0,9, dan pasangan mata uang ini naik sepersepuluh persen
Baca lagi Next