Kontrak Berjangka Dow Jones Menguat Menjelang Keputusan Kebijakan The Fed

  • Futures Dow Jones menguat meskipun investor berhati-hati menyusul kembali memanasnya permusuhan di Timur Tengah dan keputusan The Fed.
  • Ketegangan AS-Iran memanas setelah militer AS mencegat serangan mendadak Iran yang ditujukan kepada pasukan Amerika di Timur Tengah.
  • The Fed diprakirakan akan mempertahankan suku bunga tetap, meskipun para pedagang melihat peluang kenaikan segera yang luar biasa tinggi sebesar 31,5%.

Futures Dow Jones naik 0,11% dan diperdagangkan di sekitar 53.000 selama perdagangan sesi Eropa pada hari Rabu. Sementara itu, futures S&P 500 naik 0,16% dan diperdagangkan di dekat 7.480, meskipun futures Nasdaq 100 turun 0,17%, masing-masing diperdagangkan di dekat 27.870.

Futures indeks AS tetap bervariasi karena para pedagang mengambil sikap hati-hati di tengah kembali memanasnya permusuhan di Timur Tengah dan keputusan kebijakan Federal Reserve (The Fed) yang akan datang. Setelah beberapa hari relatif tenang, ketegangan geopolitik kembali meningkat, memicu kekhawatiran baru atas potensi gangguan terhadap pasokan energi global. Eskalasi dimulai ketika militer AS melaporkan telah mencegat apa yang mereka sebut sebagai serangan mendadak Iran yang menargetkan pasukan Amerika yang ditempatkan di seluruh Timur Tengah.

Milisi yang didukung Iran di Irak melancarkan serangan drone terhadap fasilitas minyak di Wilayah Timur Arab Saudi selama dua hari berturut-turut, meskipun sejauh mana kerusakannya masih belum jelas. Serangan itu diyakini sebagai langkah balasan langsung terhadap serangan AS baru-baru ini terhadap aset angkatan laut Iran, yang memicu pembalasan segera. CENTCOM kemudian melancarkan serangan udara presisi di Irak yang bertujuan menetralkan kelompok-kelompok yang didukung Iran yang merencanakan operasi lebih lanjut terhadap pasukan AS dan infrastruktur energi Saudi.

Sementara itu, ketidakpastian kebijakan moneter terus membebani sentimen pasar menjelang pengumuman Federal Reserve. Meskipun bank sentral secara luas diprakirakan akan mempertahankan suku bunga tidak berubah, para pedagang saat ini memperhitungkan peluang kenaikan suku bunga segera yang luar biasa tinggi sebesar 31,5%. Jika melihat lebih jauh ke depan, pasar memperhitungkan probabilitas hampir 79,0% untuk kenaikan suku bunga pada bulan September, memperkuat ekspektasi bahwa biaya pinjaman global akan tetap tinggi lebih lama.

Selama sesi reguler AS pada hari Selasa, indeks-indeks utama AS mencatat hasil yang bervariasi, dengan Dow Jones dan S&P 500 masing-masing naik 1,03% dan 0,21%, sementara Nasdaq Composite yang banyak dipengaruhi oleh sektor teknologi turun 0,22%. Ford Motor melonjak sekitar dalam perdagangan setelah jam kerja setelah melampaui estimasi keuangan dan menaikkan prospek tahun penuh 2026. Sebaliknya, produsen semikonduktor SK Hynix turun meskipun membukukan laba kuartalan rekor, karena hasilnya berada di bawah ekspektasi Wall Street.

Pelemahan semikonduktor makin dalam saat indeks Korea dan Taiwan anjlok

Para analis di Rabobank menyoroti bahwa pasar ekuitas "melihat divergensi kemarin antara saham-saham semikonduktor dan saham value," dengan tolok ukur Asia yang banyak dipengaruhi teknologi menanggung beban terbesar dari aksi jual tersebut. Mereka mencatat bahwa KOSPI Korea Selatan "ditutup turun 10,84% setelah memicu circuit-breaker pasar di awal sesi," yang menggarisbawahi parahnya pergerakan tersebut, sementara indeks TAIEX Taiwan "turun 4,65%." Kinerja yang sangat buruk dari nama-nama terkait semikonduktor ini sangat kontras dengan ketahanan relatif segmen-segmen yang lebih berorientasi value di pasar ekuitas yang lebih luas.

Dolar Australia: Inflasi yang Lebih Lemah Mendukung Jeda RBA – Commerzbank

Volkmar Baur dari Commerzbank mencatat bahwa inflasi Australia yang lebih lemah dari yang diperkirakan telah secara tajam mengurangi peluang kenaikan suku bunga RBA pada bulan Agustus yang tersirat di pasar dan mendorong AUD lebih rendah.
Mehr darüber lesen Previous

Harga Perak Hari Ini: Perak Naik, Menurut Data FXStreet

Harga Perak (XAG/USD) naik pada hari Rabu, menurut data FXStreet. Perak diperdagangkan di $57,92 per troy ons, naik 1,36% dari $57,14 pada hari Selasa.
Mehr darüber lesen Next