Euro bertahan terhadap Dolar AS saat para pedagang menimbang ketegangan Timur Tengah dan prospek The Fed

  • EUR/USD menuju kerugian mingguan kedua berturut-turut setelah turun ke level terendah 13 bulan awal pekan ini.
  • Ketegangan di Timur Tengah dan sikap hawkish The Fed terus mendukung Greenback.
  • Komentar hawkish The Fed menutupi laporan PCE AS yang dirilis pada hari Kamis.

EUR/USD diperdagangkan menguat pada hari Jumat tetapi tetap dalam jalur kerugian mingguan kedua berturut-turut karena situasi rapuh di Timur Tengah dan prospek hawkish Federal Reserve (The Fed) membatasi sisi negatif Dolar AS (USD).

Pada saat berita ini ditulis, pasangan mata uang ini diperdagangkan sekitar 1,1400 setelah naik ke 1,1434 lebih awal dalam sesi Amerika.

Negosiasi antara Amerika Serikat dan Iran belum menghasilkan kesepakatan akhir setelah kedua pihak mencapai Nota Kesepahaman (MoU) selama 60 hari awal bulan ini.

Para investor menjadi berhati-hati setelah Presiden AS Donald Trump mengatakan Iran telah meluncurkan "setidaknya empat drone serangan satu arah" ke kapal-kapal yang melintasi Selat Hormuz, menyebut insiden tersebut sebagai "pelanggaran bodoh terhadap perjanjian gencatan senjata kami."

Sementara itu, Teheran terus menegaskan bahwa jalur aman melalui perairan tersebut harus dikoordinasikan dengan otoritas Iran dan terus mendorong rencana untuk memberlakukan tarif transit. Kantor berita negara Iran IRNA melaporkan bahwa kepala bea cukai Iran dan Oman mengusulkan komite bersama untuk melaksanakan perjanjian bea cukai.

Ketidakpastian yang berlarut-larut ini menjaga Dolar AS tetap didukung setelah mengalami tekanan pasca laporan Belanja Konsumsi Pribadi (PCE) AS pada hari Kamis, yang menunjukkan inflasi inti tetap relatif terkendali, mengurangi ekspektasi kenaikan suku bunga The Fed dalam waktu dekat.

Indeks Dolar AS (DXY), yang melacak nilai Greenback terhadap sekeranjang enam mata uang utama, diperdagangkan sekitar 101,26 setelah mencapai level tertinggi lebih dari satu tahun di dekat 101,80 awal pekan ini.

Namun, para pedagang terus memprakirakan The Fed akan mempertahankan sikap kebijakan yang ketat dalam beberapa bulan mendatang karena inflasi tetap jauh di atas target bank sentral sebesar 2%.

Presiden The Fed Minneapolis Neel Kashkari mengatakan pada hari Jumat, "Saya memprakirakan satu kali kenaikan suku bunga pada tahun 2026," menambahkan, "Saya melihat suku bunga akan ditahan pada tahun 2027." Kashkari juga mengatakan, "Saya khawatir tentang inflasi, terutama di sektor jasa."

Dari sisi data,

Dari sisi Zona Euro, para pedagang sedang menilai kembali apakah Bank Sentral Eropa (European Central Bank/ECB) akan menaikkan suku bunga lagi karena harga energi yang menurun mengurangi kekhawatiran inflasi.

Namun, Commerzbank memprakirakan ECB akan melakukan satu kali kenaikan suku bunga lagi pada bulan September, mencatat, "Bagaimanapun, model kuantitatif kami memprakirakan bahwa, meskipun harga minyak dan gas lebih rendah, tingkat inflasi kemungkinan akan tetap sekitar 3% hingga akhir tahun. Hal ini sebagian besar karena perusahaan akan secara bertahap meneruskan biaya lebih tinggi yang telah mereka tanggung sejauh ini."

Harga Dolar AS Hari Ini

Tabel di bawah menunjukkan persentase perubahan Dolar AS (USD) terhadap mata uang utama yang terdaftar hari ini. Dolar AS adalah yang terkuat melawan Dolar Australia.

USD EUR GBP JPY CAD AUD NZD CHF
USD -0.26% -0.18% -0.06% -0.08% 0.11% 0.03% -0.20%
EUR 0.26% 0.06% 0.18% 0.20% 0.36% 0.24% 0.06%
GBP 0.18% -0.06% 0.15% 0.11% 0.32% 0.20% -0.01%
JPY 0.06% -0.18% -0.15% -0.01% 0.18% 0.06% -0.14%
CAD 0.08% -0.20% -0.11% 0.01% 0.20% 0.07% -0.14%
AUD -0.11% -0.36% -0.32% -0.18% -0.20% -0.10% -0.33%
NZD -0.03% -0.24% -0.20% -0.06% -0.07% 0.10% -0.21%
CHF 0.20% -0.06% 0.01% 0.14% 0.14% 0.33% 0.21%

Heat Map menunjukkan persentase perubahan mata uang utama terhadap satu sama lain. Mata uang dasar diambil dari kolom kiri, sedangkan mata uang pembanding diambil dari baris atas. Misalnya, jika Anda memilih Dolar AS dari kolom kiri dan berpindah sepanjang garis horizontal ke Yen Jepang, persentase perubahan yang ditampilkan dalam kotak akan mewakili USD (dasar)/JPY (pembanding).

Pound Inggris rebound saat rally Dolar AS memudar, politik Inggris stabil

Pound Sterling menguat 0,20% terhadap Greenback karena yang terakhir mundur setelah mencapai level tertinggi tahun berjalan (YTD), dengan pasar uang memprakirakan Federal Reserve yang kurang hawkish, meskipun para pengambil kebijakan menyatakan mereka akan fokus pada inflasi
Baca selengkapnya Previous

Presiden AS Trump: Iran melanggar gencatan senjata dengan serangan drone Hormuz

Baru-baru ini, Presiden AS Donald Trump memposting di jaringan Truth Social-nya bahwa Iran melanggar gencatan senjata, setelah meluncurkan drone ke kapal-kapal di Selat Hormuz, dengan salah satunya mengenai dek atas sebuah kapal kargo besar
Baca selengkapnya Next